Jumat, 29 Januari 2016

PENGETAHUAN TALI TEMALI (SIMPUL DAN IKATAN)



PENGETAHUAN DASAR SIMPUL




SALAM LESTARI


Sahabat ...Kali ini saya mencoba untuk sedikit mengulas tentang keterampilan tali temali. ketrampilan dasar tali temali ini wajib untuk dikuasai oleh kita yang gemar berkegiatan di alam terbuka karena akan sangat berguna suatu saat ketika kita perlukan


Definisi simpul dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah adalah ikatan pada tali atau benang tetapi mudah di uraikan kembali. Salah satu bagian yang harus dikuasai oleh seorang penggiat di ketinggian adalah pengetahuan tentang simpul dan kemampuan membuat simpul dengan mudah dan cepat. Untuk itu dibutuhkan waktu yang tidak sedikit, dan dalam hal ini ditekankan untuk memahami dengan baik tentang pengetahuan simpul. Banyak sumber yang menyarankan untuk mempelajari simpul sebanyak – banyaknya, yang masing – masing punya kegunaan sendiri. Tetapi perlu diketahui berbagai macam simpul dimana dibutuhkan untuk suatu hal yang bersifat darurat maupun kesulitan lain selama melakukan kegiatan di ketinggian.


Simpul yang baik untuk kegiatan di ketinggian ada 4 ( empat) kriteria, antara lain sebagai berikut :
  • Mudah dibuat. 
  • Mudah dilihat kebenaran lilitannya. 
  • Aman, dengan ikatan / lilitan tidak bergerak dan bergeser ataupun tertumpuk pada saat dibebani. 
  • Mudah dilepas / diurai setelah dibebani. 


Figure of eight knot / simpul delapan

Simpul ini biasa nya di pakai untuk menghubungkan tali dengan harness yang dan menggunakan carabiner, simpul ini juga bisa di pakai untuk membuat anchor (penambat).



Figure of eight knot / simpul delapan




Figure-of-Eight re-threaded

Simpul ini cocok untuk mengikat tali langsung dengan harness tanpa harus menggunakan carabiner


Figure Of Eight re-threade (simpul delapan ganda)



Bowline knot (Simpul Tiang)

Simpul bowline mudah berubah dan membuka. AWAS, jika salah membuatnya akan berakibat fatal. PENTING juga membuat simpul kancingan di ujung nya, untuk menjaga kemungkinan simpul tersebut terlepas dengan sendirinya.





Simpul pita

simpul ini di gunakan untuk mengikat dua ujung tali yang pipih (webbing) atau menyambungkan 2 tali tersebut menjadi 1






Simpul nelayan / fisherman’s knot

simpul ini di gunakan untuk menyambung 2 tali yang sama ukuran nya. Misalnya : karnmantel dengan karnmantel





Simpul Prusik

Simpul ini biasa nya di gunakan untuk prusiking / ascending





Simpul mati

Simpul ini di gunakan untuk mengikat 2 ujung tali





Simpul anyam

Simpul ini di gunakan untuk menyambung 2 tali yang berbeda ukuran
Misalnya : karnmantel dengan prusik





Inline knot

Simpul ini biasa nya di gunakan untuk menghubungkan tandu korban dengan rescuer





Simpul pangkal

Simpul ini biasa nya di gunakan untuk membuat anchor / penambat,mengikat tandu, dll


Selain Simpul simpul diatas masih banyak lagi jenis simpul yang bisa kita pergunakan sehari hari tapi disini saya hanya mengulas simpul simpul dasar yang wajib dikuasai oleh penggiat alam terbuka. semoga apa yang saya bagikan ini dapat berguna bagi para sahabat
Selamat Berlatih.....












Selasa, 26 Januari 2016

SEARCHING FOR A HIDDEN PARASIDE

Salam lestari....
Sahabat,... Kali ini saya mencoba kembali untuk berbagi kisah dan pengalaman saya menelusuri alam pedalaman Kalimantan untuk mencari dan menemukan tempat tempat indah yang tersembunyi.
Pada pertengahan Medio Januari 2016 ini saya berkesempatan untuk melakukan perjalanan pendek ke Pedalaman Kalimantan tepatnya ke daerah kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau Provinsi kalimantan Tengah.
Perjalanan kami awali dari Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat yaitu kota Pangkalan Bun. Perjalananan Dari Kota Pangkalan Bun ke Kecamatan Delang kami tempuh melalui jalan darat dengan menggunakan kendaraan roda dua. Jarak yang kami tempuh kurang lebih berjarak 160 km. selama perjalanan kami sempat singgah untuk beristirahat di salah satu kota kabupaten Lamandau. selama perjalanan kami cuaca sepanjang hari itu sangat cerah.
Bundaran Rusa : Maskot Kota Lamandau

setelah cukup beristirahat dan mencari serta menambah sedikit perbekalan, perjalanan kami lanjutkan menuju kecamatan Delang.
Setibanya kami di Desa Kudangan yaitu ibukota kecamatan Delang, kami beristirahat selama satu hari satu malam untuk sedikit mengurangi rasa lelah kami karena perjalanan yang lumayan jauh tersebut. Sekaligus pula kami mencari orang yang dapat memandu kami untuk memasuki hutan belantara di wilayah kecamatan Delang ini.
Beruntung kami bertemu dengan dua orang warga penduduk pribumi yang bersedia untuk menemani kami.
Sebagai buah tangan kami untuk kedua orang tersebut kami memberikan Jala dan Jaring untuk mereka yang mungkin sangat berguna untuk mencari lauk pauk mereka sehari hari.

Keesokan harinya sesuai dengan rencana, pagi tepat pukul 8 kami memulai perjalan kami.
tujuan kami adalah Daerah Aliran Sungai Setongah. Dengan dipandu oleh abang Atus kami mulai melakukan perjalanan dengan jalan kaki menembus lebatnya hutan kalimantan.
sepanjang perjalanan kami di suguhi oleh pemandangan indah aliran sungai dengan riam riam batu.
Setelah berjalan cukup lama kami menyempatkan diri untuk singgah ke pondok juru kunci wilayah hutan yang akan kami masuki. saya berkesempatan untuk mengikuti ritual adat mengobat tongang atau mengikatkan semacam gelang yang terbuat dari jalinan kulit kayu dengan ikatan daun kayu yang sudah dibacakan doa. Ritual ini biasa nya dilakukan sebelum kita memasuki wilayah keramat dan angker untuk memohon keselamatan sepanjang perjalanan kita memasuki hutan di wilayah tersebut.

Setelah selesai melakukan ritual mengobat tongang kami segera melanjutkan perjalanan kami
Untuk sedikit gambaran cerita visualnya mungkin sahabat dapat mengunjungi clip nya di bawan ini


apabaila ada sahabat yang ingin sekali berkunjung dan menjelajahi tempat tempat tersebut sahabat bisa menghubungi warga setempat untuk bantuan pemandu nya.
dalam perjalanan saya tersebut walaupun agak berat dan melelahkan, akan tetapi semua terbayarkan ketika kita menemukan tempat tempat dengan pemandangan eksotis di pedalama kalimantan.
sangat disarankan apabila ingin berkunjung ke daerah ini, sahabat harus bertanya dulu kapan musim buah durian. karena pada musim buah buahan akan banyak sekali hewan hewan hutan yang mencari makan.
demikan sedikit oleh oleh cerita dari saya semoga bisa menambah sedikit wawasan buat kita semua...

guysss..... Indonesia itu indah..... so..... jangan di rumah aja!!!!

Senin, 18 Januari 2016

KEBAKARAN HUTAN : PENYEBAB DAN CARA PENCEGAHAN NYA

Faktor Penyebab Kebakaran Hutan. 

Sahabat Petualang... agar benar-benar hutan kita terlindungi dari segala ancaman yang ada, khususnya kebakaran hutan, maka sangat tepat apabila kita juga mempelajari berbagai penyebab terjadinya kebakaran hutan.



Kebakaran hutan terjadi karena faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam biasa terjadi pada musim kemarau ketika cuaca sangat panas. Namun, sebab utama dari kebakaran hutan adalah pembukaan lahan yang meliputi:
  • Pembakaran lahan yang tidak terkendali sehingga merembet ke lahan lain 
  • Pembukaan lahan tersebut dilaksanakan baik oleh masyarakat maupun perusahaan. Namun bila pembukaan lahan dilaksanakan dengan pembakaran dalam skala besar, kebakaran tersebut sulit terkendali.
  • Pembukaan lahan dilaksanakan untuk usaha perkebunan, HTI, pertanian lahan kering, sonor dan mencari ikan. pembukaan lahan yang paling berbahaya adalah di daerah rawa/gambut.
  • Penggunaan lahan yang menjadikan lahan rawan kebakaran, misalnya di lahan bekas HPH dan di daerah yang beralang-alang.
  • Konflik antara pihak pemerintah, perusahaan dan masyarakat karena status lahan sengketa Perusahaan-perusahaan kelapa sawit kemudian menyewa tenaga kerja dari luar untuk bekerja dan membakar lahan masyarakat lokal yang lahannya ingin diambil alih oleh perusahaan, untuk mengusir masyarakat.

Kebakaran mengurangi nilai lahan dengan cara membuat lahan menjadi terdegradasi, dan dengan demikian perusahaan akan lebih mudah dapat mengambil alih lahan dengan melakukan pembayaran ganti rugi yang murah bagi penduduk asli.
Dalam beberapa kasus, penduduk lokal juga melakukan pembakaran untuk memprotes pengambil-alihan lahan mereka oleh perusahaan kelapa sawit.
Tingkat pendapatan masyarakat yang relatif rendah, sehingga terpaksa memilih alternatif yang mudah, murah dan cepat untuk pembukaan lahan
Kurangnya penegakan hukum terhadap perusahaan yang melanggar peraturan pembukaan lahan

Penyebab Lain kebakaran hutan, diantaranya:
  • Sambaran petir pada hutan yang kering karena musim kemarau yang panjang. Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan.
  • Aktivitas vulkanis seperti terkena aliran lahar atau awan panas dari letusan gunung berapi.
  • Kebakaran di bawah tanah/ground fire pada daerah tanah gambut yang dapat menyulut kebakaran di atas tanah pada saat musim kemarau

Hutan-hutan tropis basah yang belum terganggu umumnya benar-benar tahan terhadap kebakaran dan hanya akan terbakar setelah periode kemarau yang berkepanjangan. Sebaliknya, hutan-hutan yang telah dibalak, mengalami degradasi, dan ditumbuhi semak belukar, jauh lebih rentan terhadap kebakaran.

Sahabat Petualang itulah berbagai faktor penyebab kebakaran hutan yang dapat saya bagikan. Dan masih banyak lagi faktor-faktor lainnya



Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan di Indonesia
Upaya yang telah dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dilakukan antara lain :
  • Memantapkan kelembagaan dengan membentuk dengan membentuk Sub Direktorat Kebakaran Hutan dan Lembaga non struktural berupa Pusdalkarhutnas, Pusdalkarhutda dan Satlak serta Brigade-brigade pemadam kebakaran hutan di asing-masing HPH dan HTI;
  • Melengkapi perangkat lunak berupa pedoman dan petunjuk teknis pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan;
  • Melengkapi perangkat keras berupa peralatan pencegah dan pemadam kebakaran hutan;
  • Melakukan pelatihan pengendalian kebakaran hutan bagi aparat pemerintah, tenaga BUMN dan perusahaan kehutanan serta masyarakat sekitar hutan;
  • Kampanye dan penyuluhan melalui berbagai Apel Siaga pengendalian kebakaran hutan;
  • Pemberian pembekalan kepada pengusaha (HPH, HTI, perkebunan dan Transmigrasi), Kanwil Dephut, dan jajaran Pemda oleh Menteri Kehutanan dan Menteri Negara Lingkungan Hidup;
  • Dalam setiap persetujuan pelepasan kawasan hutan bagi pembangunan non kehutanan, selalu disyaratkan pembukaan hutan tanpa bakar.
Sahabat petualang demikian sedikit ulasan tentang Penyebab kebakaran Hutan dan cara penanggulangan nya. diharapkan dengan membaca artikel ini para sahabat dapat mengetahui dan dapat mencegah potensi yang dapat menyebabkan kebakaran hutan. jangan sampai ketika para sahabat melakukan kegiatan di alam terbuka malah menjadi faktor penyebab kebakaran hutan. sayang kan kalo hutan tempat kita bermain menjadi hamparan yang tandus dan tak ada pelindung...
trims buat bro panut alias wahyu sujatmiko sahabat saya di Unit Pelestari Lingkungan Merbabu atas idenya. Mohon saran ide dan kritiknya untuk memperbaiki tulisan ini.

SPECIAL THANKS TO



Special Tips Alat Bantu Pernafasan untuk melewati kawasan hutan yang terbakar dan penuh dengan asap :




Sabtu, 16 Januari 2016

BERTAHAN UNTUK HIDUP - SURVIVAL (Introducing)



Salam Lestari......

Sahabat Alam...

Bagi Sahabat yang suka melakukan kegiatan alam terbuka, melakukan petualangan dan penjelajahan ke gunung dan rimba belantara tentunya hobby ini adalah suatu hal yang menyenangkan. tentunya dengan pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk mengatasi segala bentuk situasi alam yang mungkin kurang mendukung.

Terkadang dalam melakukan petualangan atau perjalanan ke alam terbuka ketempat tempat baru yang belum kita ketahui kondisi medannya kita mungkin akan menghadapi situasi yang tidak kita inginkan seperti tersesat atau mengalami cidera yang mengharuskan kita melakukan reaksi mempertahankan hidup di alam liar atau ber-survival.

Definisi umum dari kata Survival dapat di artikan sebagai Bertahan Untuk Hidup. Kali ini saya akan membagikan sedikit pengenalan tentang bagaimana cara untuk menghadapi situasi yang tidak kita inginkan ketika kita berpetualang.

SURVIVAL ACTIONS

Paragraph berikut ini akan menjelaskan secara luas arti dari setiap huruf pada kata S-U-R-V-I-V-A-L. Pelajari dan ingat Huruf huruf tersebut sebab mungkin suatu saat akan bermanfaat buat anda

S -Size Up the Situation 
(Sadari Situasinya)

Jika anda tersesat atau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam perjalanan petualangan anda, anda harus ingat dan sadar akan situasi yang kurang menguntungkan ini. Ingatlah bahwa keamanan dan keselamatan diri anda adalah hal yang paling utama. Pergunakan seluruh panca indra anda untuk mengetahui hal hal yang terjadi dan ada disekitar anda. Pertimbangkan secara bijaksana apakah anda memutuskan harus tetap ditempat anda atau harus bergerak mencari bantuan dan jalan keluar. Buatlah rencana untuk mulai menerapkan strategi bertahan hidup.

Sadari keadaan lingkunan disekitar anda.!

Rasakan dan perhatikan apa yang sedang terjadi disekitar anda. Setiap lingkungan baik hutan, rimba, pantai atau padang pasir selalu mempunyai pola atau irama alam masing masing. Pola atau irama tersebut termasuk suara dan pergerakan biantang atau burung atau serangga, termasuk juga kemungkinan lalulintas penduduk di sekitar tempat anda berada

Sadari Keadaan Fisik Anda !


Tekanan dari lingkungan dimana anda berada atau trauma pada situasi yang mengharuskan anda untuk bertahan hidup dapat membuat anda mendapatkan cedera atau terluka. Segera periksa cedera atau luka anda dan berikan pertolongan pertama untuk ceera atau luka tersebut. Jaga baik baik diri anda untuk menghindari cedera atau luka yang lebih serius. Sebagai contoh, pada iklim apapun, minumlah banyak air untuk menghindari dehidrasi atau kekurangan cairan. Jika ada pada cuaca yang basah dan dingin, pakailah pakaian tambahan untuk menghindari hipotermia atau kehilangan suhu panas badan.

Sadari perkengkapan dan peralatan apa yang anda bawa!

Kemungkinan dalam perjalan anda, anda kehilangan ada merusak beberapa kelengkapan perjalanan anda. Periksalah untuk melihat peralatan apa saja yang anda miliki dan bagaimana kondisinya
dan ketika anda sudah menyadari situasi bagaimana keadaan anda, lingkunagan sekitar anda, perlengkapan dan peralatan yang anda miliki, itu berati anda sudah siap untuk membuat rencana bertahan hidup selanjutnya. Untuk melakukan hal selanjutnya, ingatlah selalu dalam fikiran anda akan keperluan dan kebutuhan dasar fisik anda : Air, Makanan, dan Tempat Berlindung.


U -Use All Your Senses, Undue Haste Makes Waste
(Pergunakan Semua logika berfikir anda, Hal yang terburu buru menghasilkan hal yang sia sia)


Anda mungkin dapat melakukan kesalahan ketika anda bereaksi dengan cepat tanpa sebuah perencanaan yang matang. Kesalahan tersebut dapat membuat anda cedera atau bahkan kehilangan nyawa. Jangan melakukan perrgerakan sebelum anda berfikir and membuat rencana. Jika anda melakukan hal yang sia-sia maka anda akan lupa dan mungkin meninggalkan beberapa perlangkapan dan peralatan anda. Tindakan terburu-buru juga akan membuat anda kehilangan orientasi sehingga anda akan kebingungan ke arah mana anda akan bergerak. Rencanakan Arah, Tujuan dan pergerakan anda. Rasakan dan perharikan suara atau aroma di sekitar anda. Rasakan perubahan suhu. Jadilah Pengamat situasi yang baik

R -Remember Where You Are
(Ingat dimana anda berada)

Tentukan titik dimana anda berada di dalam peta yang anda bawa dan lakukan orientasi dengan medan sekitarnya. Ini adalah prinsip dasar yang harus anda ikuti. Jika ada dua orang bersama anda, pastikan bahwa mereka juga membuat titik yang sama pada pete tersebut. Selalu ingat siapa saja dalam kelompok anda yang mempunyai peta dan kompass. Lakukan orientasi medan dan tentukan seminimal mungkin seberapa jauh anda dengan :
  • lokasi pemukiman penduduk 
  • sumber air dan makanan 
  • daerah dimana anda dapat membuat tempat perlindungan sementara yang nyaman 
informasi informasi tersebut dapat memberikan anda keputusan yang cerdas ketika anda dalam situasi survival
V -Vanquish Fear and Panic
(Hilangkan Rasa Takut dan Panik)

Musuh utama dalam situasi Survival ada rasa takut, cemas dan panik. Jika perasaan takut, cemas dan panik itu tidak dapat anda kontrol maka hal tersebut akam menghancurkan kemampuan anda untuk membuat keputusan keputusan yang tepat dan cerdas. Rasa takut dan Panik menyebabkan anda bereaksi dan berimajinasi melebihi dari apa yang sedang anda hadapi. Hal tersebut dapat menguras energi dam menimbulkan emosi yang negatif. Perbanyaklah berlatih untuk mengahdapi situasi survival sehingga anda akan lebih percaya diri dan mampu menghilangkan rasa takut dan panik dalam berbagai situasi

I -Improvise
(Ber-improvisasi-lah)

Lakukan improvisasi dalam situasi ketika dimana anda tidak memiliki cukup alat dan perbekalan anda. Buatlah sendiri alat alat survival anda dengan menggunakan bebagai macam material yang ada di sekitar anda.
Anda dapat membuat shelter, alat berburu dan menangkap ikan, peralatan memasak dan makan dengan menggunakan material dari alam. Dalam hal ini pengalaman akan berperan penting dalam mengahdapi situasi survival. Perbanyaklah berlatih. Pergunakan secara masimal Survival kit yang anda Bawa.

V -Value Living
(Hargai Hidup !)

Kita semua dilahirkan untuk berjuang dan menhadapi hidup, tetapi dalam kehidupan sehari hari kebanyakan kita telah menjadi manusia yang hidup dalam kondisi yang aman dan nyaman. Apa yang terjadi bila kita harus menghadapi situasi survival dengan tekanan dan ketidaknyamanan dari alam disekitar lingkungan kita berada ? Ini adalah situasi dimana kita Hidup untuk Hidup, Keinginan untuk tetap bertahan hidup mendorong anda untuk menghargai hidup anda. Pengalaman dan pengetahuan yang anda dapatkan melalui kehidupan sehari hari dan latihan kegiatan alam terbuka anda akan mengarahkan anda pada keinginan untuk tetap hidup. Jangan biarkan diri anda putus asa dalam menghadapi situasi yang serba kekurangan. Kuatakan mental dan fisik anda untuk tetap hidup.

A -Act Like the Natives
(Bertindak dan berperilaku seperti orang orang pribumi)

Orang orang pribumi dan hewan hewan dimana anda berada dapat beradaptasi dengan lingkungan mereka. Perhatikan bagaimana rutinitas penduduk pribumi dalam melakukan kegiatan sehari hari. Kapan dan Apa yang mereka lakukan untuk mencari makanan dan bagaiman cara nya? Kapan dan dimana mereka pergi mencari sumber air? Jam berapa mereka biasanya tidur dan bangun?
Kehidupan hewan hewan liar di sekitar anda juga dapat memberikan jawaban bagaimana anda harus bertahan hidup. Hewan juga memerlukan air, makanan dan perlindungan. Dengan memperhatikan aktivitas hewan hewan liar tersebut ada dapat menemukan sumber air dan makanan.

WARNING
Hewan dan binatang tidak dapat menjadi petunjuk yang pasti buat kita dalam mencari sumber makanan dan air. Beberapa Hewan dan binatang memakan tumbuhan beracun yang tidak dapat dimakan manusia.

L -Learn Basic Skills
(Pelajari kemampuan dan keahlian dasar)

Tanpa suatu latihan dasar untuk situasi survival, kesempatan anda untuk dapat bertahan hidup mengahadapi situasi tersebut sangatlah tipis.
Pelajari Kemampuandan keahlian dasar Cara bertahan hidup di alam terbuka. Buatlah rencana dan keputusan Bagaimana anda untuk membawa peralatan dan perlengkapan ketika anda melakukan kegiatan alam terbuka dan penjelajahan gunung dan rimba. Pelajari kemampuan dan keahlian dasar pada setiap lingkungan yang akan anda hadapi, contohnya ketika kamu akan ke hutan dan gunung bagaimana cara kamu mengatasi rasa dingin dan menghindari serangan hewan liar. Kemampuan dan keahlian dasar tersebut meliputi :
  • Bagaimana cara membuat shelter/tempat berlindung 


  • Bagaimana cara membuat api.



  • Bagaiman cara menangkap hewan dan ikan



  • bagaimana cara membaca kompas peta dan orientasi medan 
dengan menguasai kemampuan dan keahlian dasar tersebut akan dapat menambah rasa percaya diri anda dalam mengahadapi situasi SURVIVAL. dan hal yang paling penting lagi adalah sikap mental kita terhadap suatu keadaan yang mengharuskan kita untuk bersuvival. Sikap mental ini nanti akan di bahas pada BAB psikologi Survival pada artikel selanjutnya.

Catatan diatas adalah hal hal yang harus kita lakukan dalam kondisi survival, di rangkum dan dikumpulkan dari berbagai sumber dan pengalam pribadi. Mohon maaf bila ada kekurangan. ide dan masukan dari teman teman saya tunggu untuk terus menyempurnakan tulisan tulisan saya. 

Semoga dengan membaca artikel diatas akan membuka dan menambah wawasan sahabat tentang bagaimana seharusnya kita bereaksi ketika kita menyadari kita dalam kondisi yang tidak tepat dan harus bertahan untuk hidup.
untuk menambah pengetahuan secara teori tentang bagaimana menghadapi kondisi Survival terus ikuti Blog saya ya.

Salam Lestari...............


Ditulis, dirangkum dan disusun untuk persiapan Hand Book materi DIKSAR UNIT PELESTARI LINGKUNGAN MERBABU dan akan selalu di Update untuk penyempurnaan nya








PENDAKIAN MASSAL DAN BAKTI SOSIAL UPL MERBABU (GUNUNG MERBABU 31 DES 2015 - 1 JAN 2016)

SALAM LESTARI......


Pada akhir tahun 2015 kemaren saya mendapatkan kesempatan untuk berkumpul kembali bersama teman-teman Unit Pelestari Lingkungan Merbabu. yaa.... boleh dibilang reuni lah... maklum setelah hampir 15 tahun berpisah, saya masih diberikan kesempatan oleh Tuhan yang maha esa untuk bertemu kembali dengan mereka.


oh iya.... dengan bangga saya ingin memperkenalkan diri bahwa saya adalah salah satu anggota Unit Pelestari Lingkungan Merbabu (UPL Merbabu). angakatan Rusa Kukusan.

Sebenarnya Angkatan saya berjumlah tiga orang yaitu jacky alias pleki, warindi alias gurka, dan tinto alas wedus Namun salah satu diantara kami yaitu Almarhum Tinto alias Wedus telah duluan Berpulang karena suatu kecelakaan kerja... RIP Tinto Remember our Tour of Duty.

Dalam kegiatan akhir tahun kemaren hampir sebagian besar anggota UPL Merbabu hadir untuk ikut berpatisipasi dalam kegiatan Pendakian Masal dan Bersih Gunung tersebut. Serunya diantara mereka juga turut mengajak anak anak dan istri mereka..... pokoknya seru deh.

Sebagian dari Anggota UPL Merbabu 

Dalam Kegiatan Pendakian Massal dan Bersih Gunung Tersebut, UPL juga melibatkan Mapala sekota Semarang termasuk diantaranya Mapala Argajaladri dari Unisula Semarang, Mapala USM, Kamapala, Pamafa, Mapadoks, Sabagiriwana, Mahesapala dari salatiga, Dimpa dari Solo, (maaf buat mapalanya belum disebutkan disini.... ingatan ane agak berkurang... hehe...)

Kegiatan Pengobatan Gratis (Mapadoks)

Dalam kegiatan akhir tahun tersebut UPL juga melakukan kegiatan sosial lainya yaitu Pengobatan Gratis kepada warga penduduk dusun Thekelan. Kegiatan ini di dukung Oleh Mapadoks yaitu Mapala Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung Semarang dan di Support Oleh Salah Satu Pabrik Farmasi yang ada di Kota Semarang yaitu PT. PAPHROS..
Trims ya buat support dan kerjasama nya......




 Selain melakukan kegiatan Pengobatan gratis bagi warga dusun tekelan, pada kesempatan yang sama dimalam harinya kami juga mencoba menghibur warga dengan kegiatan pemutaran film layar tancap di halaman warga dan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Sehat. Setidaknya dengan kegiatan ini UPL dapat berbagi ilmu dengan warga setempat tentang kebiasaan dan pola hidup yang sehat.

Berikut nya saya tambahkan sedikit oleh oleh dokumentasi dari kegiatan Pendakian Massal dan Bakti Sosial kemaren :

Breefing Pembagian Tugas Pengamanan Pendakian Massal 

SRU 1 dikomandani oleh Indra Purnama alias Gatel
lokasi tugas : area Helipad dan sekitarnya

 SRU 2 dikomandai Joko Waluyo alias Kopi alias Pentol
Lokasi Tugas : Watu Tulis / Pemancar

SRU 3 dikomandani oleh Wahyu Sujatmiko alias Panut
Lokasi Tugas : Watu Gubuk

SRU 4 dikomandai oleh saya sendiri
Lokasi tugas : Pereng Putih dan sekitarnya

Para Mahluk di balik layar dalam pelaksanaan kegiatan Pendakian Masal dan Bakti sosial










Pemberian Piagam Penghargaan kepada PerwakilanMapala yang turut berpartisipasi dalam kegiatan
Pendakian Massal dan Bakti Sosial UPL Merbabu




Sesi Foto Bareng di lapangan




Aksi Bersih bersih Gunung di sepanjang
jalur pendakian via thekelan


Itulah sedikit cerita yang pada kesempatan ini bisa saya bagikan untuk para sahabat dimanapun kalian berada. trims buat Mapala sekota Semarang dan Salatiga atas partisipasinya.
Thanks juga buat PT. Paphros atas Supplai obat obatannya, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu untuk ijin dan tempatnya, PKPU, LORENZ OUTDOR EQUPMENT atas kaos dan spanduknya, Anak anak Komppas di dusun Thekelan dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.......


SALAM LESTARI........................ 






Keselamatan dalam Kegiatan Pendakian : Sinergitas antar Pendaki dan Pengelola Jalur Pendakian

Keselamatan dalam Kegiatan Pendakian : Sinergitas antar Pendaki dan Pengelola Jalur Pendakian Sejak Boming nya Film 5 Cm, geliat akt...