Sahabat,... Kali ini saya mencoba kembali untuk berbagi kisah dan pengalaman saya menelusuri alam pedalaman Kalimantan untuk mencari dan menemukan tempat tempat indah yang tersembunyi.
Pada pertengahan Medio Januari 2016 ini saya berkesempatan untuk melakukan perjalanan pendek ke Pedalaman Kalimantan tepatnya ke daerah kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau Provinsi kalimantan Tengah.
Perjalanan kami awali dari Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat yaitu kota Pangkalan Bun. Perjalananan Dari Kota Pangkalan Bun ke Kecamatan Delang kami tempuh melalui jalan darat dengan menggunakan kendaraan roda dua. Jarak yang kami tempuh kurang lebih berjarak 160 km. selama perjalanan kami sempat singgah untuk beristirahat di salah satu kota kabupaten Lamandau. selama perjalanan kami cuaca sepanjang hari itu sangat cerah.
Bundaran Rusa : Maskot Kota Lamandau
setelah cukup beristirahat dan mencari serta menambah sedikit perbekalan, perjalanan kami lanjutkan menuju kecamatan Delang.
Setibanya kami di Desa Kudangan yaitu ibukota kecamatan Delang, kami beristirahat selama satu hari satu malam untuk sedikit mengurangi rasa lelah kami karena perjalanan yang lumayan jauh tersebut. Sekaligus pula kami mencari orang yang dapat memandu kami untuk memasuki hutan belantara di wilayah kecamatan Delang ini.
Beruntung kami bertemu dengan dua orang warga penduduk pribumi yang bersedia untuk menemani kami.
Sebagai buah tangan kami untuk kedua orang tersebut kami memberikan Jala dan Jaring untuk mereka yang mungkin sangat berguna untuk mencari lauk pauk mereka sehari hari.
Keesokan harinya sesuai dengan rencana, pagi tepat pukul 8 kami memulai perjalan kami.
tujuan kami adalah Daerah Aliran Sungai Setongah. Dengan dipandu oleh abang Atus kami mulai melakukan perjalanan dengan jalan kaki menembus lebatnya hutan kalimantan.
sepanjang perjalanan kami di suguhi oleh pemandangan indah aliran sungai dengan riam riam batu.
Setelah berjalan cukup lama kami menyempatkan diri untuk singgah ke pondok juru kunci wilayah hutan yang akan kami masuki. saya berkesempatan untuk mengikuti ritual adat mengobat tongang atau mengikatkan semacam gelang yang terbuat dari jalinan kulit kayu dengan ikatan daun kayu yang sudah dibacakan doa. Ritual ini biasa nya dilakukan sebelum kita memasuki wilayah keramat dan angker untuk memohon keselamatan sepanjang perjalanan kita memasuki hutan di wilayah tersebut.
Setelah selesai melakukan ritual mengobat tongang kami segera melanjutkan perjalanan kami
Untuk sedikit gambaran cerita visualnya mungkin sahabat dapat mengunjungi clip nya di bawan ini
apabaila ada sahabat yang ingin sekali berkunjung dan menjelajahi tempat tempat tersebut sahabat bisa menghubungi warga setempat untuk bantuan pemandu nya.
dalam perjalanan saya tersebut walaupun agak berat dan melelahkan, akan tetapi semua terbayarkan ketika kita menemukan tempat tempat dengan pemandangan eksotis di pedalama kalimantan.
sangat disarankan apabila ingin berkunjung ke daerah ini, sahabat harus bertanya dulu kapan musim buah durian. karena pada musim buah buahan akan banyak sekali hewan hewan hutan yang mencari makan.
demikan sedikit oleh oleh cerita dari saya semoga bisa menambah sedikit wawasan buat kita semua...
guysss..... Indonesia itu indah..... so..... jangan di rumah aja!!!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar